Tags

,

Syndrome 30, ah… gw ngga tau apa-apa tentang hal itu, selain punya satu program menjelang umur 30 yaitu menjaga perut tetap datar dan rambut masih tumbuh di kepala. Syndrome 30 mungkin bisa diartikan sebagai kumpulan kegelisahan-kegelisah orang-orang disaat menjelang umur 30.

Kenapa kegelisahan ??? karena banyak ekspektasi dan mimpi yang bermain didalamnya. Mimpi-mimpi yang tumbuh saat kita menjelang dewasa  yang disusun saat kita remaja (“gw pengen kaya begini-begini  ntar,,,,” dsb) atau ekspetasi-ekspetasi yang tumbuh saat masuk ke umur 30 ini.

Di umur 30 mungkin kematangan manusia diuji. Diuji beberapa parameter yang secara sosial sudah dipakemkan dari sononya atau parameter yang sengaja kita buatkan sendiri (lebih tepatnya “monster yg kita ciptakan sendiri”).

Beberapa hal yang menganggu (kalo boleh dikatakan menganggu)  atau parameter yang bikin sindrom 30 ini makin berasa, diantaranya adalah :

1.       Pernikahan

Hahahaha ini pasti pertanyaan yang banyak menganggu orang-orang seumuran gw. Biasanya dimulai saat umur masuk ke 25, mulai deh ditanya dulu “calonnya mana…?” terus berlanjut ke pertanyaaan “kapan mau diresmiin…?”.  buat beberapa orang pertanyaan ini bisa teramat sangat menganggu. Seperti membangunkan dinosaurus tidur (T-Rex pula). Guys menurut gw seh, jangan nanya hal privasi macem itu deh, apalagi kalo yang ditanya belum punya pasangan, bisa mangkel mengubun-ubun di kerak hati itu pertanyaan. Menurut gw tiap orang punya jalannya masing-masing, kaya jalur elips tiap planet di bimasakti ini bergerak, ngga ada yang sama dan semua menempuh jalannya masing-masing. Dan pertanyaan ini makin dashyat sengatnya kalo udah masuk ke umur 30, bisa-bisa menghancurkan mood orang yang lu tanya pada saat itu. Beberapa orang cenderung menghindar pesta pernikahan atau acara keluarga, karena pertanyaan itu pasti muncul. (termasuk gw hahahahahahaha :p)

 2.       Keluarga kecil

Ini pasti hal-hal yang dekat dengan umur 30, tengoklah teman-teman seusia anda, pasti  ada pasangan yang baru menikah dan lagi hangat-hangatnya dalam berkeluarga, ada yang sudah punya anak balita dan tak henti-hentinya memasang foto anaknya di DP Bbnya, atau status yang berhubungan dengan keadaan balita-nya. Terus lihatlah diri kita sendiri yang masih jomblo atau masih merencanakan pernikahan, syndrom 30 akan semakin terasa. Yah, alam selalu membuat perbandingan, jangan kuatir, itu emang hukum alam dari sononya, bersabarlah.

3.       Status

Semakin jomblo lu akan benar-benar terasa sindrom 30 ini, gimana ngga, biasanya saat umur menjelang 30, teman-teman terdekat bahkan sahabat kental sekalipun sudah sibuk dengan aktivitasnya masing-masing. Sahaba t yang sudah memiliki buah hati tidak sefleksibel dulu saat kita hendak mengajak ketemuan karena harus memikirkan pasangan dan buah hatinya (itu satu paket guys, lu ga bisa pake secara terpisah). Sehingga agak lebih sulit untuk menemukan teman berhangout, kecuali kalo lo stok temannya banyak, apalagi gaul ma berondong-berondong. Tapi yang harus dicatat adalah, setiap orang pasti akan memiliki keluarga atau pasangan masing-masing dan sibuk dengan kehidupan mereka masing-masing, so u better have one, atau setidaknya merencanakannya dengan siapa lu mau menghabiskan sisa hidup lu atau umur tua lu. Jangan sampai berkumandang lagu “all by myself…. dont wanna be, all by my self,,,,”. Pernah liat film UP ??? yah setidaknya itu gambaran yang ada di benak gw, tapi kalo boleh request seh, meninggalnya barengan aja (maksa !!!).

4. Karir

Ini dia salah satu yang penting, yang harus direncanakan baik-baik saat masuk umur 30an. Sudah mantapkah dan yakinkah anda dengan karir yang anda miliki saat ini, karena saat umur memasuki 30, keinginan anda untuk berpindah-pindah karir semakin menyempit. Sehingga anda perlu untuk men’setle’kan karir yang anda miliki sebelum masuk ke umur 30. Kemapanan finansial sesuatu yang penting untuk orang yang memasuki umur 30.

Karir ini penting karena ini yang akan menghidupi kita dan keluarga kita untuk kedepannya. Buat ngasih makan anak-anak kita, pendidikannya, atau sekedar menafkahi istri kita.

Dengan karir yang sesuai pada track’nys, setidaknya kita bisa lebih terrencana menjalani hidup kedepannya. Hidup lebih baik terencana tapi belum berhasil dibandingkan ngga terencana sama sekali.

5. Fisik

Pernah lihat foto kita saat berumur 21 tahun dan saat berumur 29 atau 30 ??? admit it, pasti kentara banget perbedaaannya.  Dulu saat umur 21, kulit kita masih cerah bersinar, sekarang mungkin sudah agak memudar dan garis-garis kedewasaan (baca : tua) mulai muncul di wajah kita, meskipun tipis. Dulu saat masih kuliah kita ngga bermasalah dengan bergadang tiap hari, tapi sekarang mulai berasa nafas agak pendek saat lari, atau badan tidak sebugar dulu. Minimal ceklah perut masih-masing, apakah sudah melampaui yang diharapkan ( buncit maksudnya) atau ceklah rambut sendiri, apakah sudah mulai ada area kosong di rambut lebat anda ???? (hehehe makin galau…. :p). Ya gpp lah guys, tua itu wajar dan keharusan karena hukum dari sononya memamng begitu. Salah satu cara yang gw lakuiin ya untuk memperlambatnya / mensugestinya ya dengan berolahraga, biar badan masih enak dipakai. :p setidaknya tuhan, biarkanlah aku mati dengan tubuh sehat yang telah engkau pinjamkan kepadaku, dibandingkan mati dengan tubuh renta dan keropos termakan usia. (amieeennnnn….)

Ini cuman pemikiran iseng ya guys, jangan dimasuki ke hati. Apapun yang penting kita enjoy jalanin kehidupan yang kita milikin. Jangan mikirin apa kata orang lain. (gw sok-soknya ya nasehatin hahaha).

Jadi biar syndrom 30nya ngga kerasa mungin ya harus legowo terhadap diri sendiri, menerima keadaan diri sendiri, jika kita belum sampai pada taraf dimana mimpi, ekspetasi dan reality belum bertemu sepenuhnya, ya sabarlah dan terus berusaha, berjuang untuk apa yang kita mimpikan.

Yang gw percaya seh tiap  orang punya jalan hidup masing-masing dn keputusan hidup masing-masing. Dia sudah ambil keputusan dalam hidupnya berarti harus siap bertanggung jawab dan konsisten dengan apa-apa yang akan timbul dalam hidupnya. Jadi kita agar lebih bertoleransi dengan usia 30 kita :p. Jangan men’judge’ diri kita terlalu keras apalagi men’judge orang lain :p.

So happy 30th :p

  • Age is a question of mind over matter.  If you don’t mind, it doesn’t matter.  ~Leroy “Satchel” Paige