Tags

,

Bandung mulai macet, panas dan tak bersahabat,,,

mungkin itu beberapa keluhan yang sering sayabaca, setidaknya lewat status BBM di kontak BB saya atau timeline yang mengisi twitter saya.

yah, sayapun merasa perubahan kota ini cukup instant pula, jalanan yang macet tiap pagi atau menjelang sore ditambah matahari yang menyengat di musim kemarau ini.

tapi tidak semua ruang publik dibandung dihiasi hal tersebut diatas, setidaknya saat sabtu pagi lalu saya bersepeda dan beristirahat di taman lansia, jl. Diponegoro, sebelah Gedung Sate. nampaknya sudah lama pula saya ngga kedaerah situ. terakhir mungkin saat saya umur 5 tahun.

dulu, karena saya tinggal di muararajeun, jadi akses ke jl. diponegoro atau jl. supratman cukup dekat, tinggal “poprol” istilahnya wkwkwkw ;p. setiap bulan biasanya saya diantar oleh sepupu saya yang 7 tahun lebih tua untuk potong rambut di DPR (dibawah pohon rindang) di jl. Supratman tersebut.

good memories😀 walaupun ketika saya kecil cukup begidik liat pisau cukur yang ditajamkan di karet yang ditempelkan dipohonnya, belum lagi gunting cukurnya yang terbuat dari besi, dingin saat menyentuh kulit kepala.

saya gak inget berapa tarif potong rambut disana saat tahun 80an, masih terlalu kecil untuk mengingat jumlah uang tapi saya tak pernah lupa keisengan sepupu tua saya. mungkin karena bosan menunggu saya selesai potong rambut, dia pun isengn memainkan perkakas si tukang rambut, memotong sendiri bagian rambutnya, meminjam gunting untuk memotong rambutnya, hingga tak terasa rambutnya pitak sebelah hahahaha :p akhirnya setelah saya selesai potong rambut, dia pun mengantar pulang saya, berjalan sambil menutupi kepalanya dengan kaosnya dan tak beberapa lama kemudian balik lagi ke DPR tersebut buat minta dibotakin :p hahahahaha :p

oke, balik lagi ke taman lansia tersebut, taman ini ternyata cukup banyak diminati oleh orang-orang untuk berolahraga. walaupun dinamakan taman lansia namun yang melakukan aktivitas disana beragam, mulai dari bapak-bapak yang baca koran (seperti foto saya diatas) atau yang memang sengaja berniat untuk lari-lari kecil. taman ini cukup rapih kok dan memang bisa digunakan untuk berolahraga. jogging track sudah disediakan tinggal dipake aja.

tapi yang menambah cantik (natural) taman ini adalah daun-daun keringnya (seperti foto saya diatas). cantik sehingga membuat saya ingin memotret seseorang di taman ini, namun berhubung saya sedang bersepeda, saya hanya bisa memotret daunnya saja. pohon-pohon yang rindang, udara yang sejuk seakan jadi bonus tambahan. mudah-mudahan makin banyak ruang publik seperti ini, sehingga bisa digunakan warga bandung untuk beraktivitas atau mengekspresikan kegiatanya.

yah, bandung boleh bertambah macet atau bertambah panas, tapi taman-taman seperti taman lansia iniselalu akan mengingatkan betapa sejuk dan ramahnya kota ini.