Tags

sebenernya foto2 ini diambil udah agak lamaan seh, saat canon 1000 D itu telah resmi berada ditangan saya.

entah kenapa tersirat pengen foto-foto di area pekuburan (selain lokasi yang relatif dekat dari rumah saya tentunya), alasan lainnya mungkin saya masih belum terlalu berani untuk memotret objek-objek sosial. (pengennya seh moto, kera-kera yang dijadikan pengamen di perempatan jalan -sungguh kasian nasibnya-, anak-anak jalan diperempatan, para pengemis dijalanan, orang gila bahkan sampai ke pelacur-pelacur ditengah malam).

takutnya ane ntar yang organisir objek-objek foto diatas takut kegangggu privacynya trus ngejar-ngejar ane hahahahaha :p

alasan lain kenapa saya mengambil objek di area pemakaman adalah karena pada dasarnya, orang-orang jarang mengunjungi pekuburan. orang-orang kadang sibuk dengan dunianya sendiri, dengan hal-hal yang umumnya bersifat material yang akan mereka capai dalam hidupnya. ya, sekalian ga ada salahnya juga sekalian ziarah, ingat mati.

yah, cemetery a.k.a tempat pemakaman umum merupakan salah satu objek yang mudah-mudahan ga ngenganggu privacy yang istirahat didalemnya kalo gw eksperimen foto ditempatnya (kulo nuwun mbah). lokasinya di TPU pahlawan, jalan Pahlawan, Bandung, sekitar 500 Km dari rumah saya.

-Taman Makam Pahlawan

kesan pertama masuk ke TPU Pahlawan ini mungkin jauh dari kesan angker kali yah, malah justru menenangkan. setelah masuk ke gerbang dengan pagar yang tinggi keatas, kita akan ditemukan dengan undakan-undakan tangga, dimana diatasnya terdapat landmark dari TPU Pahlawan itu sendiri, yaitu dua tiang tegap, kokoh yang menjulang keatas (diatas terlihat kedua tiang tersebut).

tangga undakan

masuk kedalam, suasana area pemakaman terlihat asri dengan pohon-pohon ber yang berada disisi-sisi area pemakaman, membuat teduh mata, seakan secara tak langsung menyatakan kepada mendiang-mendiang pahlawan di negeri ini untuk tidur dalam damainya. suasana sejuk, jauh sama sekali dari kesan angker. terlihat sepasang suami istri sedang duduk-duduk beristirahat dibawah salah satu pohon cemara, sambil salah satunya memegang buku yasin dan sekantung bunga menunggu pelanggan untuk mengunakan jasanya. sedangkan disudut yang lain, terlihat sekumpulan anak-anak sd yang sedang bermain bola disisi tanah kosong sebelah kuburan-kuburan ini. sementara sekumpulan orang dewasa lainnya nampaknya sedang sibuk dengan aktivitasnya yang kalo saya baca hendak menjebak burung-burung di area ini.

semakin kita memasuki kedalam area pemakaman yang disisi-sisi jalan tersebut ditumbuhi pohon-pohon cemara, terlihatlah monumen penghormatan terakhir untuk para pahlawan. angin yang berhembus kuat saat itu cukup mengibaran bendera merah putih diatasnya dengan berkelebat. sumpah, suasananya tenang banget. walaupun dari ujung area tmp itu saya masih bisa melihat pemandangan lalu lintas jalan dibawah sana yang sudah terbayangkan hingar bingar nya. saya sempat beristirahat sebentar sambil menikmati angin yang berhembus pelan.

merah putih

kalo ditelusuri, taman makam pahlawan ini berada diujung jalan pahlawan. konturnya bak bukit dan TMP ini berada diatas bukit tersebut. jadi kalo dianalisa, untuk menelusuri area TMP ini kita bagaikan menaiki undakan yang semakin lama semakin tinggi, seraya mengilustrasikan perjalanan munuju sang esa diatas sana.

monumen

didekat monumen peghormatan ini terdapat kolam yang diisi oleh ikan-ikan air tawar, disamping sebelahnya terdapat daftar-daftar pejuang yang telah dimakamkan di pemakaman ini.

yah semoga mendiang-mendiang pahlawan bangsa ini nyenyak dalam tidurnya, Amien YRA. bukankah bangsa yang besar adalah bangsa yang mengingat jasa-jasa para pahlawannya, dan soekarno pernah berkata “jangan pernah merupakan sejarah”. termasuk salah satu quotes guru sejarah saya “bahwasanya sejarah selalu berputar dan terulang kembali,,,” (entah apa maksudnya, sayapun bingung).

*selamat beristirahat para pahlawan.

sebenarnya disebelah area pemakaman pahlawan ini ada pemakaman umum yang mungkin kalo saya perkirakan tidak seindah dan seteratur area pemakaman pahlawan ini. saya masih membutuhkan nyali untuk menelusuri dan mengambi objek di area pemakaman umumnya.

*notes : entah kenapa bulu roma saya berdiri ketika memfoto objek pohon yang satu ini.